Bagi banyak orang, mengakui punya utang bisa jadi bukan merupakan hal yang mudah. Rasa gengsi dan keyakinan diri yang berlebihan menjadi alasan mengapa seseorang menolak mengakui terlilit utang.
Padahal, sikap penolakan seperti itu justru akan menjerumuskan Anda ke lubang permasalahan yang jauh lebih dalam. Kalau sudah demikian, upaya untuk keluar dari permasalahan utang bakal lebih sulit, bahkan tak jarang berakhir dengan duka.
Untuk membantu Anda mengakui telah terlilit utang, berikut adalah 13 pernyataan, yang bila Anda menganggukkan kepala seraya mengucap iya, maka itu tanda Anda sudah terlilit utang:
1. Utang kartu kredit Anda meningkat, sementara penghasilan Anda menurun.
2. Anda hanya bisa membayar minimum tagihan, atau bahkan tidak sampai jumlah minimal.
3. Anda mulai memindah-mindahkan utang, dengan cara mengambil utang dari kartu kredit lain untuk melunasi kartu kredit lainnya.
4. Anda memiliki kartu kredit lebih banyak dari jumlah jari di tangan Anda.
5. Seluruh kartu kredit itu hampir mendekati limitnya.
6. Jumlah pembelanjaan Anda lebih besar dari jumlah yang Anda bayar.
7. Anda harus mengambil lembur atau mencari pekerjaan sampingan untuk membayar utang.
8. Anda tidak tahu berapa utang Anda, dan tidak ingin tahu.
9. Anda sudah dihubungi oleh debt collector.
10.Anda mulai menggunakan kartu kredit untuk kebutuhan pokok seperti belanja bulanan dan BBM untuk kendaraan.
11.Anda menggunakan kartu kredit bukan karena kepraktisannya, melainkan karena sudah tidak unya uang.
12.Anda mulai menggunakan tabungan, bahkan deposito untuk membayar tagihan bulanan.
13.Nilai pembelanjaan yang Anda lakukan, Anda sembunyikan dari pasangan.
Padahal, sikap penolakan seperti itu justru akan menjerumuskan Anda ke lubang permasalahan yang jauh lebih dalam. Kalau sudah demikian, upaya untuk keluar dari permasalahan utang bakal lebih sulit, bahkan tak jarang berakhir dengan duka.
Untuk membantu Anda mengakui telah terlilit utang, berikut adalah 13 pernyataan, yang bila Anda menganggukkan kepala seraya mengucap iya, maka itu tanda Anda sudah terlilit utang:
1. Utang kartu kredit Anda meningkat, sementara penghasilan Anda menurun.
2. Anda hanya bisa membayar minimum tagihan, atau bahkan tidak sampai jumlah minimal.
3. Anda mulai memindah-mindahkan utang, dengan cara mengambil utang dari kartu kredit lain untuk melunasi kartu kredit lainnya.
4. Anda memiliki kartu kredit lebih banyak dari jumlah jari di tangan Anda.
5. Seluruh kartu kredit itu hampir mendekati limitnya.
6. Jumlah pembelanjaan Anda lebih besar dari jumlah yang Anda bayar.
7. Anda harus mengambil lembur atau mencari pekerjaan sampingan untuk membayar utang.
8. Anda tidak tahu berapa utang Anda, dan tidak ingin tahu.
9. Anda sudah dihubungi oleh debt collector.
10.Anda mulai menggunakan kartu kredit untuk kebutuhan pokok seperti belanja bulanan dan BBM untuk kendaraan.
11.Anda menggunakan kartu kredit bukan karena kepraktisannya, melainkan karena sudah tidak unya uang.
12.Anda mulai menggunakan tabungan, bahkan deposito untuk membayar tagihan bulanan.
13.Nilai pembelanjaan yang Anda lakukan, Anda sembunyikan dari pasangan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar